Selasa, 31 Juli 2012

“Menyibak Hikmah Puasa Untuk Meraih Ridho Illahi”



Raden Patrakusumah ke-VII

BULAN  suci ramadhan adalah bulan yang seharusnya  dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan  ibadah atau mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Banyak di antara umat Islam yang sengaja melakukan berbagai rutinitas seperti santunan yatim piatu, bhakti social, buka puasa bersama dan lain sebagainya. Tak terkecuali bagi Sultan Rohidin Patrakusumah ke-VIII di kawasan Parungponteng.
Rohidin dan seluruh staf Kesultanan Selacau menyambut bulan suci Ramadhan dengan sentuhan religius yang berkesinambungan. Pasalnya, di samping pihak kesultanan mencoba untuk berbagi dan peduli terhadap sesama, Sultan juga mengajak kepada kepada ikhwan-akwat muslim untuk tetap menghargai perbedaan pendapat di kalangan kaum muslimin saat ini dan juga mengajak untuk sama-sama meningkatkan ibadah kepada Sang Maha Pencipta.   
Ketika ditanya soal apa sih hakikat puasa yang sesungguhnya? Sultan Rohidin menjawab bahwa “Puasa menahan lapar dari mulai imsak sampai bedug maghrib itu hanyalah puasa ritual yang masih menyimpan makna tersembunyi. namun kita juga harus berupaya menanamkan pemahaman tentang arti penting puasa itu sendiri.
Dalam hal ini  puasa semestinya menjadi pembelajaran kepada kaum borjuis yang kesehariannya selalu dihiasi dengan gegap gempita aneka hiburan yang mengenyangkan dan juga perilaku konsumtif yang seolah sudah menjadi trend. Namun dengan puasa orang kaya pun bisa merasakan lapar dan haus dalam waktu bersamaan apalagi di bulan ini kaum kaya harus bias berbagi rezeki kepada yang tidak mampu, itu lebih mulia” ujar Sultan “si bocah angon” yang pandai berkuda itu.
“Hal tersebut tentunya akan menambah mutu kesadaran manusia secara kolektif bahwa ternyata status si kaya dan si miskin itu sama di hadapan Allah SWT yang terpenting itu adalah iman dan ikhlasnya” tandas Sultan.
Sultan juga mengharapkan agar semua kaum muslimin lebih mengerti dan jantan dalam menghormati setiap perbedaan pendapat, seperti perbedaan soal awal jatuhnya bulan suci ramadhan. Beliau mengatakan bahwa perbedaan agama saja tidak perlu dipersoalkan apalagi cuma beda penentuan tanggal, kita harus hormati itu”. kata Sultan yang siap  maju di pilpres 2014 itu.
Dengan senyuman khas dan gaya santai budak angon di moment menjelang magrib, Sultan juga seraya berkata “ Atas nama keluarga dan staf kesulatanan Selacau kami ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di tahun ini semoga kita diberi kekuatan dan juga ampunan dari Allah SWT” ungkapnya..(TYO)***


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar